satu sudutku

di tembok-tembok serta bangku-bangkunya terduduk menerima petuah-petuah bijak yang kadang telinga ataupun mata ini tak mau menerima…

tetapi dalam ruang-ruangnya asa-asa itu terbuncah dan teresepsi

meresap ke alam memulai langkah seribu untuk membuatnya NYATA !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: